Sabtu, 21 Maret 2020

Pemilihan Metode Mengajar

TUGAS
STRATEGI PEMBELAJARAN DI SD
Tentang
Pemilihan Metode Mengajar



Disusun Oleh:
MILA KURNIA
(1820097)

Kelas: 4.4 PGSD


Dosen Pembimbing
Yessi Rifmasari,M.Pd



PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
 SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN ADZKIA 
PADANG
2020


A.    Hakikat dan Faktor-faktor dalam Pemilihan Metode Mengajar

1. Hakikat Metode Mengajar dalam Pembelajaran
Metode mengajar merupakan salah satu komponen yang harus digunakan dalam kegiatan pembelajaran karena untuk mencapai tujuan pembelajaran maupun dalam upaya membentuk kemampuan siswa diperlukan adanya suatu metode atau cara mengajar yang efektif.
Beberapa prinsip yang perlu diperhatikan dalam penggunaan metode mengajar, diantaranya berikut ini :
a. Metode mengajar harus memungkinkan dapat membangkitkan rasa ingin tahu siswa lebih jauh terhadap materi pelajaran
b. Metode mengajar harus memungkinkan dapat memberikan peluang untuk berekspresi yang kreatif dalam aspek seni
c. Metode mengajar harus memungkinkan siswa belajar melalui pemecahan masalah
d. Metode mengajar harus memungkinkan siswa untuk selalu ingin menguji kebenaran sesuatu
e. Metode mengajar harus memungkinkan siswa untuk melakukan penemuan terhadap suatu topik permasalahan
f.  Metode mengajar harus memungkinkan siswa mampu menyimak
g. Metode mengajar harus memungkinkan siswa untuk belajar secara mandiri
h.  Metode mengajar harus memungkinkan siswa untuk belajar secara bekerja sama
i.  Metode mengajar harus memungkinkan siswa unutk lebih termotivasi dalam belajarnya

2.      Faktor-faktor yang Perlu Diperhatikan dalam Pemilihan Metode Mengajar
Faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut :
a. Tujuan pembelajaran atau kompetensi siswa
Tujuan institusional adalah tujuan yang ingin dicapai oleh suatu lembaga pendidikan. Tujuan bidang studi adalah tujuan yang harus dicapai oleh suatu mata pelajaran atau suatu bidang studi. Tujuan pembelajaran (instruksional) adalah tujuan yang harus dicapai dalam suatu pokok bahasan tertentu.
Tujuan pembelajaran khusus dapat dikatakan sebagai enabling objectives artinya tujuan pembelajaran harus dicapai selama proses pembelajaran berlangsung, sedangkan tujuan pembelajaran umum dapat dikatakan sebagai target objectives yang artinya tujuan pembelajaran tersebut dapat dicapai setelah pembelajaran selesai (Gagne, 1978 : 97).
b.      Karakteristik Bahan Pelajaran/Materi Pelajaran
Beberapa aspek yang terdapat dalam materi pelajaran, yaitu :
(1)   Aspek konsep, merupakan substansi isi pelajaran yang berhubungan dengan pengertian, atribut, karakteristik, label atau ide dan gagasan tertentu
(2)   Aspek fakta, merupakan substansi isi pelajaran yang berhubungan dengan peristiwa yang lalu, data yang memiliki esensi objek dan waktu
(3)   Aspek prinsip, merupakan substansi isi pelajaran yang berhubungan dengan aturan, dalil, hukum, ketentuan dan prosedur yang harus ditempuh
c.       Waktu yang digunakan
Pemilihan metode mengajar juga harus memperhatikan alokasi waktu yang tersedia dalam jam pelajaran.
d.      Faktor siswa
Aspek yang berkaitan dengan faktor siswa terutama pada aspek kesegaran mental, jumlah siswa dan kemampuan siswa. Guru harus bisa mengelola pembelajaran berdasarkan jumlah siswa dan harus mengatur tempat duduk supaya sesuai dengan kondisi siswa dalam belajar.
e.       Fasilitas, media, dan sumber belajar
menggunakan alat atau fasilitas maka guru bersangkutan sebelum pembelajaran harus mempersiapkan terlebih dahulu. media pesan lisan harus dapat dipahami siswa sehingga siswa tidak menimbulkan verbalisme.

B.     Jenis-jenis Metode Mengajar

Metode mengajar merupakan cara yang digunakan guru dalam membelajarkan siswa agar terjadi interaksi dan proses belajar yang efektif dalam pembelajaran. Setiap metode mengajar memiliki keunggulan dan kekurangan sehingga hal tersebut dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam memilih metode tersebut. Kelemahan-kelemahan suat metode harus diantisipasi dan dikaji oleh guru agar dalam penggunaannya dapat efektif.
1.      Metode Ceramah (Lecture)
Metode ceramah merupakan suatu cara penyajian bahan atau penyampaian bahan ajaran secara lisan dari guru. Ceramah yang baik adalah ceramah bervariasi artinya ceramah yang dilengkapi dengan penggunaan alat dan media serta adanya tambahan dialog interaktif atau diskusi sehingga proses pembelajaran tidak menjenuhkan.
2.      Metode Diskusi
Metode mengajar diskusi merupakan cara mengajar yang dalam pembahasan dan penyajian materinya melalui suatu problema atau pertanyaan yang harus diselesaikan berdasarkan pendapat atau keputusan secara bersama.
3.      Metode Simulasi (Simulation)
Proses pembelajaran yang menggunakan simulasi cenderung objeknya bukan benda atau kegiatan yang sebenarnya, melainkan kegiatan mengajar yang bersifat pura-pura.
Jenis model simulasi diantaranya yaitu, bermain peran (role playing), dalam prosesnya pembelajaran metode ini mengutamakan pola permainan dalam bentuk dramatisasi.
Sosiodrama, dalam pembelajaran yang dilakukan oleh kelompok untuk melakukan aktivitas belajar memecahkan masalah yang berhubungan dengan masalah individu sebagai makhluk sosial
Permainan simulasi (simulation games), dalam pembelajarannya siswa bermain peran sesuai dengan peran yang ditugaskan sebagai belajar membuat suatu keputusan.
4.      Metode Demonstrasi
Metode demonstrasi merupakan metode mengajar yang menyajikan bahan pelajaran dengan mempertunjukkan secara langsung objek atau cara melakukan sesuatu sehingga dapat mempelajarinya secara proses. Demonstrasi digunakan semata-mata untuk : (1) mengkonkretkan suatu konsep atau prosedur yang abstrak; (2) mengajarkan bagaimana berbuat atau menggunakan prosedur secara tepat; (3) meyakinkan bahwa alat dan prosedur tersebut bisa digunakan; (4) membangkitkan minat menggunakan alat dan prosedur.
5.      Metode Eksperimen
Eksperimen dimaksudkan bahwa guru dan siswa mencoba mengerjakan sesuatu serta mengamati proses dan hasil pekerjaannya.Setelah eksperimen selesai, siswa ditugaskan untuk membandingkan dengan hasil eksperimen yang lain, dan mendiskusikan bila ada perbedaan dan kekeliruan (Winarno:1980:90).
Setiap kegiatan eksperimen harus dilakukan secara sistemik dan sistematis, yaitu harus dimulai dari perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan kajian hasil. Lebih mendalamnya siswa harus membuat laporan, kemudian disajikan di depan teman-teman yang lain.
6.      Metode Karya Wisata
Pembelajaran karya wisata (field trip) artinya aktifitas belajar siswa dibawa keluar kelas. Karya wisata lebih menitikberatkan pada perjalanan yang relatif jauh dari kelas/sekolah untuk mengunjungi tempat-tempat yang berkaitan dengan topik bahasan yang bersifat umum.
7.      Metode Pemecahan Masalah
Metode pemecahan masalah digunakan dalam implementasi pembelajaran terpadu maupun kontekstual karena pembelajaran ini dikembangkan secara integritas antara kemampuan siswa dengan topik bahasan maupun lingkungan.
Metode ini cenderung menggunakan pendekatan kontruktivisme artinya pengetahuan, keterampilan dan sikap akan dikembangkan dan dibangun oleh siswa dibawah bimbingan guru.

C. Hubungan Pengalaman Belajar dengan Metode Mengajar

Pengalaman belajar (learning experience) merupakan suatu proses kegiatan belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Keterampilan proses merupakan pendekatan belajar – mengajar yang mengarah pada pengembangan kemampuan-kemampuan mental, fisik, dan social yang mendasar sebagai penggerak kemampuan yang lebih tinggi dalam diri siswa (Depdikbud 1990:9).
Pengalaman yang diperoleh siswa dalam pembelajaran dapat berupa pengalaman intelektual, emosional, social, fisik-motorik. Perkembangan itu dicapai melalui serentetan pengalaman, yaitu pengalaman mengindera, seperti melihat dan mendengar. Pengalaman berpikir, seperti mengingat dan menyelesaikan persoalan. Pengalaman sosial, seperti berkomunikasi dan bekerja sama. Pengalaman emosional, seperti dihargai dan dikagumi.
Dalam metode ceramah, pengalaman menyimak merupakan pengalaman yang cenderung banyak diperoleh siswa. Disini akan terjadi proses mental yaitu mengerti dan tidak mengerti, diterima dan tidak diterima.
Pembelajaran melalui diskusi yang dilaksanakan secara efektif akan banyak berdampak terhadap pengalaman siswa. Pengalaman yang diperoleh diantaranya yaitu bekerja sama, menjadi pemimpin/anggota kelompok, mengeluarkan ide atau pendapat, berkomunikasi dalam kelompok dan pengalaman menyimpulkan hasil penyelesaian masalah.
Dalam pembelajaran simulasi secara langsung maupun tidak langsung akan berdampak terhadap pengalaman belajar siswa, diantaranya dalam berinteraksi, berkomunikasi dalam kelompok, bekerja sama dan menilai proses kegiatan simulasi.
Hal yang perlu diperhatikan dalam metode demonstrasi adalah posisi siswa seluruhnya harus dapat memperhatikan terhadap objek yang akan didemonstrasikan. Pengalaman yang diperoleh yaitu memperhatikan prosedur yang sistematis, mempraktikan keterampilan secara proses, menggunakan alat atau bahan yang sebenarnya.
Dalam pembelajaran eksperimen, pengalaman yang diperoleh hamper sama dengan pembelajaran demonstrasi, tetapi dalam eksperimen juga akan diperoleh pengalaman membanding-bandingkan dengan hasil eksperimen yang lain, mendiskusikan apabila ada perbedaan dan kekeliruan, menemukan suatu konsep dan membuktikan secara proses.
Pengalaman yang diperoleh dari pembelajaran karya wisata yaitu bersosialisasi, bekerja sama, berinteraksi, mengamati dan menilai objek. Pengembangan kemampuan dengan pengalaman memecahkan masalah, mengambil keputusan dan menerapkan ide-ide.

6 komentar:

  1. Artikelnya bagus dan mudah dipahami

    BalasHapus
  2. apa saja kelebihan dan kekurangan dari metode ceramah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih sudah bertanya
      metode ceramah yaitu suatu metode yang mana siswa lebih banyak mendengarkan penjelasan dari guru dalam proses pembelajaran. kekurangan dari metode ceramah ini yaitu siswa menjadi tidak aktif dan siswa pun lebih banyak mendengarkan apa yang disampaikan oleh guru sehingga metode ceramah ini cepat membuat siswa menjadi bosan, sedangkan kelebihanya guru dapat menguasai kelas dan semua perhatian murid pun akan tertuju ke gurunya sehingga guru dapat menerangkan atau menyampaikan pembelajaran dengan baik.
      Semoga membantu

      Hapus
  3. model pembelajaran yg bgaimana yang bgus untuk anak sd?

    BalasHapus