TUGAS
STRATEGI PEMBELAJARAN DI SD
Tentang
Hakikat Media Pembelajaran
Disusun Oleh:
MILA KURNIA
(1820097)
Kelas: 4.4 PGSD
Dosen Pembimbing
Yessi Rifmasari,M.Pd
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN ADZKIA
PADANG
2020
A. HAKIKAT, FUNGSI, DAN PERANAN MEDIA PEMBELAJARAN
Menurut Heinich, dkk (1993) media merupakan alat saluran komunikasi. Media berasal dari bahasa Latin dan merupakan bentuk jamak dari kata ”medium” yang secara harfiah berarti ”perantara”, yaitu perantara sumber pesan (a source) dengan penerima pesan (a receiver), seperti film, televisi, diagram, bahan tercetak, komputer, dan instruktur. Dalam proses pembelajaran terdapat pesan-pesan yang harus dikomunikasikan. Pesan tersebut biasanya merupakan isi dari suatu topik pembelajaran. Pesan-pesan ini disampiakan oleh guru kepada siswa melalui suatu media dengan menggunakan prosedur pembelajaran tertentu yang disebut metode.
Media pembelajaran pada hakikatnya merupakan saluran atau jembatan dari pesan-pesan pembelajaran (message) yang disampaikan oleh sumber pesan (guru) kepada penerima pesan (siswa) dengan maksud agr pesan-pesan tersebut dapat diserap dengan cepat dan tepat sesuai dengan tujuannya.
Fungsi utama media pembelajaran, yaitu sebagai sarana banru untuk mewujudkan situasi pembelajaran yang lebih efektif. Dengan fungsi itu, media pembelajaran harus dijadikan bagian integral dari keseluruhan proses pembelajran itu sendiri. Dalam penggunannya bahan ajar, tidak diperkenankan menggunaknnya hanya sekadar untuk permainan atau memancing perhatian siswa semata. Fungsi lain yaitu untuk mempercepat proses belajar sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan mengurangi verbalisme (salah penafsiran).
Guru dapat lebih mengefektifkan pencapaian kompetensi/tujuan pembelajran melalui penggunaan media secara optimal, sebab media ini memiliki nilai ini memiliki nilai dan manfaat yang sangat menguntungkan, diantaranya:
1). Membuat konkret konsep-konsep yang abstrak.
2). Menghadirkan objek-objek yang terlalu berbahaya atau sukar didapat ke dalam lingkungan belajar.
3). Menampilkan objek yang terlalu besar atau kecil.
4). Memperlihatkan gerakan yang terlalu cepat atau lambat.
B. JENIS DAN KARAKTERISTIK MEDIA PEMBELAJARAN
Jenis Media Pembelajaran
Berbagai sudut pandang untuk menggolongkan jenis-jenis media. Menggolongkan media berdasarkan tiga unsur pokok (suara, visual dan gerak):
1. Media audio
2. Media cetak
3. Media visual diam
4. Media visual gerak
5. Media audio semi gerak
6. Media visual semi gerak
7. Media audio visual diam
8. Media audio visual gerak
Anderson (1976) menggolongkan menjadi 10 media:
1. Audio: Kaset audio, siaran radio, CD, telepon
2. Cetak: buku pelajaran, modul, brosur, leaflet, gambar
3. Audio-cetak: kaset audio yang dilengkapi bahan tertulis
4. Proyeksi visual diam: Overhead transparansi (OHT), film bingkai (slide)
5. Proyeksi audio visual diam : film bingkai slide bersuara
6. Visual gerak: film bisu
7. Audio visual gerak: film gerak bersuara, Video/VCD, Televisi
8. Objek fisik: Benda nyata, model, spesimen
9. Manusia dan lingkungan: guru, pustakawan, laboran
10. Komputer: CAI
Karakteristik Media Pembelajaran
Secara garis besar, unsur-unsur yang terdapat pada media visual terdiri dari garis, bentuk, warna, dan tekstur (Arsyad, 1997). Untuk memberi kesan penekanan, juga untuk membangun kemenarikan dan keterpaduan, bahkan dapat mempertinggi realisme dan menciptakan respon emosional diperlukan warna. Sementara, tekstur digunakan untuk menimbulkan kesan kasar dan halus, juga untuk menambah penekanan sebagaimana halnya warna.
Dalam mengembangkan sebuah media pembelajaran, perlu diperhatikan beberapa prinsip agar media tersebut memberikan pengaruh efektif dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Meyer (2009) menyebutkan sepuluh prinsip,yang secara rinci tercantum dalam bukunya “Multimedia Learning”.
C. PEMILIHAN, PENGGUNAAN DAN PERAWATAN MEDIA PEMBELAJARAN SEDERHANA
1. Pemilihan Media Pembelajaran (Media Selection)
Terdapat 3 hal yang perlu dijadikan pertimbangan dalam pemilihan media pembelajaran, yaitu :
1. Tujuan pemilihan pembelajaran
Memilih media yang akan digunakan harus berdasarkan maksud dan tujuan pemilihan yang jelas. Apakah digunakan untuk kegiatan pembelajaran atau pemberian informasi yang sifatnya umum atau sekedar hiburan saja ? jika digunakan untuk kegiatan pembelajaran, apakah untuk pembelajaran yang sifatnya individual atau kelompok tujuan pemilihan sangat berkaitan dengan kemampuan dalam menguasai berbagai jenis media pembelajaran berserta karakteristiknya.
2. Karakteristik media pembelajaran
Setiap media pembelajaran memiliki karakteristik tetentu, dilihat dari segi ke andalanya, cara pembuatannya, maupun cara penggunaanya. Pemahaman terhadap karakterisitik berbagai media pembelajaran merupakan kemampuan dasar yang perlu dimiliki dalam kaitannya dengan pemilihan media pembelajaran ini. Selain itu, kemampuan ini memberikan kemungkinan untuk menggunakan berbagai jenis media pembelajaran secara variasi. Apabila kurang memahami karakteristik tersebut maka akan dihadapkan pada kesulitan-kesulitan dan cenderung spekulatif.
3. Alternatif media pembelajaran yang dapat dipilih
Memilih media pada dasarnya merupakan proses menganbil atau menentukan keputusan dari berbagai pilihan yang ada. Supaya media pembelajaran yang dipilih itu tepat, selain harus mempertimbangkan ketiga hal tersebut, perhatikan pula beberapa faktor berikut :
a. Rencana pembelajaran
b. Sasaran belajar
c. Tingkat keterbacaan media
d. Situasi dan kondisi
e. Objektivitas
2. Penggunanaan Media Pembelajaran
Media pembelajaran yang telah dipilih agar dapat digunakan secara efektif dan efisien perlu menempuh langkah-langkah secara sistematis. Ada tiga langkah yang pokok yang dapat dilakukan yaitu persiapan, pelaksanaan/penyajian, dan tindak lanjut.
1. Persiapan
Persiapan maksudnya kegiatan dari seorang tenaga pengajar yang akan mengajar dengan menggunakan media pembelajaran.
2. Pelaksanaan/Penyajian
Tenaga Pengajar pada saat melakukan proses pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran perlu mempertimbangkan seperti:
a. Yakinkan bahwa semua media dan peralatan telah lengkap dan siap untuk digunakan.
b. Jelaskan tujuan yang akan dicapai,
c. Jelaskan lebih dahulu apa yang harus dilakukan oleh peserta didik selama proses pembelajaran,
d. Hindari kejadian-kejadian yang sekiranya dapat mengganggu perhatian/konsentrasi, dan ketenangan peserta didik.
3. Tindak lanjut
Kegiatan ini perlu dilakukan untuk memantapkan pemahaman peserta didik tentang materi yang dibahas dengan menggunakan media. Disamping itu kegiatan ini dimaksudkan untuk mengukur efektivitas pembelajaran yang telah dilakukannya. Kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan diantaranya diskusi, eksperimen, observasi, latihan dan tes.
Pemeliharaan Media Pembelajaran
Agar media pembelajaran yang telah dibuat dapat terpelihara dengan baik dan digunakan berkali-kali dalam waktu relatif lama maka perlu pemeliharan dan perawatan. Berikut cara praktif dalam memelihara dan merawat media pembelajaran sederhana tanpa harus mengeluarkan biaya banyak tanpa biaya sedikitpun, antara lain :
1. Media grafis, seperti bagan, diagram, grafik, poster, dan kartun yang dibuat dengan ukuran besar, diberi bingkai pada bagian atas dan bawah. Cara menyimpananya tidak digulung atau dilipat supaya media tersebut tidak rusak.
2 Dalam upaya pemeliharan dan kepraktisan dalam penggunaan media grafis diupayakan dengan pembuatan papan penyajian, bisa berupa papan planel, papan bulletin, papan tikar.
3 Apabila pihak sekolah memiliki dana yang memadai sebaiknya disediakan ruang untuk penyimpanan berbagai media pembelajaran, baik yang dibuat guru maupun hasil membeli dari toko sehingga media tersebut awet, tahan lama, dan terpelihara dengan baik.
D. PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR
1.Mengatasi kebosanan dalam belajar
Belajar dengan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar akan meredakan kebosanan siswa. Mereka akan berhadapan dengan lingkungan dinamis yang berbeda dengan lingkungan kelas yang sempit dan terbatas.
2.Memberikan suasana belajar yang unik bagi siswa
Variasi belajar antara dalam dan di luar kelas akan memberikan suasana yang unik dan mengasyikkan bagi siswa.Ini akan meningkatkan gairah dan motivasi belajar siswa untuk memperdalam materi pelajaran.
3.Kesempatan untuk menerapkan teori
Tidak banyak yang dapat dilakukan di ruang kelas yang sempit jika fasilitas dan sumber belajar tidak memadai selain mencatat berbagai teori-teori disiplin ilmu. Dengan memanfaatkan lingkungan, siswa dapat menguji teori yang diperolehnya dengan mempraktikkan langsung di lingkungannya secara nyata.
4.Siswa dapat belajar mandiri
Belajar di luar kelas sesungguhnya memberi kesempatan kepada siswa untuk mandiri. Mereka tidak akan banyak tergantung kepada guru untuk menggali ilmu pengetahuan di lingkungannya. Jika anak mandiri maka tugas guru tidak akan semakin berat.
5.Memperluas wawasan berfikir siswa
Memanfaatkan lingkungan sekitarnya sebagai sumber belajar akan memperluas wawasan berfikir siswa tentang alam, sosial dan lingkungan sesungguhnya.
6.Meningkatkan prestasi belajar
Prestasi belajar siswa akan dapat ditingkatkan secara optimal bila memanfaatkan sumber belajar yang mendukung, termasuk lingkungan alam, sosial dan budaya.
Sumber:
Anitah, Sri dkk. 2009. Strategi Pembelajaran di SD. Jakarta: Universitas Terbuka.
Herry.H.A. 1991. Pembelajaran Terpadu. Jakarta. Universitas Terbuka.
Hal apa saja yang perku diperhatikan dalam memilih media pembelajaran
BalasHapusTerima kasih sudah bertanya
HapusHal yang harus diperhatikan dlm memilih media pembelajaran yaitu:
a. Rencana pembelajaran
b. Sasaran belajar
c. Tingkat keterbacaan media
d. Situasi dan kondisi
e. Objektivitas
Semoga membantu 😊
Media apakah yang bagus kita gunakan pada anak kelas rendah?
BalasHapusCukup bagua!!
BalasHapusapa fungsi media pembelajaran bgi anak sd?
BalasHapus